BisnisAds.com – JAKARTA. Munculnya kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan (komputasi awan) mengubah lanskap kompetitif ekonomi digital. Namun ada satu faktor penting yang sering terabaikan, yaitu kekuatan infrastruktur.
Serat optik kini tidak hanya menjadi jaringan penghubung, namun juga menjadi fondasi penting yang mendukung transmisi data. Dari menghubungkan pusat data, layanan awanhingga sistem AI menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi digital di masa depan.
Aksi korporasi terkini terkait aset serat optik yang melibatkan pemain industri besar seperti Indosat dan Lintasarta semakin memvalidasi paradigma tersebut. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kecerdasan buatan, awan dan perekonomian digital nasional, infrastruktur optik mulai memposisikan diri sebagai aset strategis jangka panjang.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan lalu lintas data dan komputasi besar telah mendorong industri untuk menilai kembali posisi infrastruktur digital mereka. Serat sekarang tulang punggung kritis yang menentukan kecepatan, kapasitas, dan keandalan ekosistem digital modern. Fiber berperan penting sebagai tulang punggung distribusi data yang juga akan meningkat secara signifikan.
Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, Indosat telah membangun narasi transformasi menuju perusahaan berbasis kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan AI nteknologi aktifmelalui pengembangan ekosistem AI, kedaulatan AI cloud bersama Lintasart, dan penguatan jaringan digital nasional.
Direktur i Kepala Pejabat Hukum dan Peraturan Indosat, Reski Damayanti menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam membangun landasan infrastruktur masa depan
“Ke depan, infrastruktur digital akan semakin bergerak ke arah model yang kolaboratif dan terbuka. Hal ini penting agar kapasitas digital nasional dapat tumbuh lebih cepat sekaligus menjawab kebutuhan kecerdasan buatan, awan dan ekonomi digital yang terus berkembang,” kata Reski dalam keterangannya, Kamis (28/05).
Perkembangan ini menandai pergeseran mendasar peran fiber dari media konektivitas menjadi platform strategis yang mendukung distribusi data dan layanan cloud. Hingga berkembangnya ekosistem AI di masa depan.
Kesimpulannya, masa depan ekonomi digital tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling inovatif. Selain itu, siapa yang paling siap dalam hal landasan dan langkah penguatan dan konsolidasi aset serat optik akan menjadi bagian strategi dalam menjawab tantangan ekonomi digital di Indonesia.