
Pembahasan tentang perubahan iklim kini tidak lagi berhenti di tingkat kebijakan. Di lapangan, perusahaan, konsultan, dan lembaga yang bergerak di sektor kehutanan dituntut mampu menghitung emisi dan serapan karbon secara terukur dan bisa dipertanggungjawabkan. Kebutuhan itu membuat kompetensi analisis karbon menjadi keahlian yang semakin dicari. Untuk menjawabnya, AiKnow by Remark Asia membuka Pelatihan dan Uji Kompetensi Analisis Karbon Lanjutan Sektor Kehutanan Sertifikasi BNSP pada 2-6 November 2026 di Bogor.
Mengapa Kompetensi Analisis Karbon Penting?
Hutan berperan ganda dalam isu iklim. Ia dapat menyerap dan menyimpan karbon, tetapi juga bisa menjadi sumber emisi ketika terjadi deforestasi atau degradasi lahan. Karena itu, angka cadangan karbon dan tingkat emisi perlu dihitung dengan metode yang jelas, bukan perkiraan kasar.
Perhitungan yang rapi menjadi dasar untuk menyusun inventarisasi gas rumah kaca (GRK), melaporkan capaian pengurangan emisi, hingga merancang skenario dasar (baseline) suatu kegiatan. Tanpa kemampuan teknis yang memadai, data yang dihasilkan sulit diverifikasi dan berisiko ditolak saat dievaluasi.
Itulah sebabnya pelatihan yang menggabungkan pemahaman regulasi, metodologi perhitungan, dan praktik di lapangan menjadi relevan. Peserta tidak hanya belajar rumus, tetapi juga memahami konteks aturan dan sumber data yang menjadi dasar angka tersebut.
Gambaran Program
Berdasarkan informasi dari penyelenggara, program ini berlangsung secara tatap muka (offline) di Bogor dengan struktur sebagai berikut:
- Tanggal: 2-6 November 2026
- Format: 4 hari pelatihan dan 1 hari uji kompetensi
- Lokasi: Bogor
- Sertifikasi: BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) bagi peserta paket sertifikasi
Pembagian waktu ini memberi ruang bagi peserta untuk memahami materi terlebih dahulu sebelum menjalani uji kompetensi di hari terakhir.
Materi yang Dipelajari
Kurikulum mencakup lima topik utama yang saling berkaitan:
- Kebijakan, regulasi, dan perdagangan karbon di sektor kehutanan. Peserta mempelajari kerangka aturan yang menjadi landasan kegiatan karbon, termasuk mekanisme perdagangannya.
- Konsep dan metodologi inventarisasi GRK sektor FOLU. FOLU (Forestry and Other Land Use) adalah sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya, yang menjadi salah satu fokus inventarisasi emisi nasional.
- Pendugaan cadangan karbon. Materi ini memadukan pemanfaatan penginderaan jauh (remote sensing) dengan data lapangan.
- Perhitungan biomassa, stok karbon, dan faktor emisi (Tier 1-3). Tingkat Tier menunjukkan kedalaman dan ketelitian data yang digunakan dalam perhitungan.
- Analisis emisi atau serapan karbon dan penyusunan baseline scenario. Peserta berlatih mengolah hasil hitungan menjadi analisis yang siap dipakai.
Bagi Anda yang ingin memperdalam kemampuan teknis, mengikuti pelatihan analisis karbon dengan kurikulum yang runtut seperti ini dapat membantu menghubungkan teori, metodologi, dan praktik dalam satu rangkaian.
Pilihan Paket dan Biaya
Penyelenggara menyediakan dua pilihan paket, dengan harga sudah termasuk PPN:
- Pelatihan + Sertifikasi BNSP: Rp14 juta. Mencakup pelatihan lengkap dan uji kompetensi untuk memperoleh pengakuan kompetensi resmi. Paket ini ditujukan bagi profesional yang ingin naik level.
- Pelatihan saja: Rp8,25 juta. Cocok bagi peserta yang ingin menambah pengetahuan dan keterampilan tanpa mengikuti uji kompetensi.
Sebelum memilih, sesuaikan paket dengan tujuan Anda. Jika sertifikat kompetensi dibutuhkan untuk keperluan karier atau persyaratan proyek, paket pertama lebih relevan.
Manfaat yang Didapat Peserta
Selain materi di kelas, peserta memperoleh beberapa fasilitas pendukung:
- E-module sebagai bahan belajar yang dapat dibuka kembali setelah pelatihan.
- Sertifikat keikutsertaan.
- Jejaring dengan sesama peserta dan praktisi di bidang yang sama.
- Pengalaman praktik lapangan yang membantu peserta memahami penerapan metode di kondisi nyata.
Jejaring dan praktik lapangan sering kali menjadi nilai tambah yang tidak bisa diperoleh hanya dari membaca buku atau mengikuti kelas daring.
Siapa yang Sebaiknya Mengikuti?
Program ini relevan bagi mereka yang bekerja atau akan bekerja pada kegiatan yang berkaitan dengan karbon di sektor kehutanan, misalnya staf perusahaan, konsultan lingkungan, peneliti, maupun praktisi lembaga yang menyusun data emisi dan serapan. Karena berjenjang lanjutan, peserta sebaiknya sudah memiliki gambaran dasar tentang konsep karbon dan inventarisasi GRK.
Tips Agar Pelatihan Lebih Efektif
Mengikuti pelatihan selama lima hari membutuhkan persiapan agar hasilnya maksimal. Beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan:
- Pelajari lebih dulu istilah dasar seperti biomassa, stok karbon, dan faktor emisi supaya tidak tertinggal di sesi awal.
- Siapkan pertanyaan atau kasus nyata dari pekerjaan Anda untuk didiskusikan bersama pengajar dan peserta lain.
- Catat metode yang dipakai pada setiap materi, karena pemahaman metodologi akan sangat menentukan saat uji kompetensi.
- Manfaatkan sesi praktik lapangan untuk mencoba pengumpulan data secara langsung, bukan hanya mengamati.
Dengan persiapan seperti ini, pelatihan tidak berhenti sebagai agenda formal, tetapi benar-benar menambah kemampuan yang dapat langsung diterapkan.
Cara Mendaftar
Pendaftaran dilakukan melalui kode QR yang tertera pada poster resmi. Informasi tambahan dapat ditanyakan langsung ke kontak Remark Asia di +62 811 8801 0800, atau melalui situs re-markasia.com dan akun media sosial mereka (Facebook Remark Asia dan LinkedIn Re.Mark Asia). Mengingat jadwal pelaksanaan semakin dekat, calon peserta disarankan segera memastikan ketersediaan tempat.
Pada akhirnya, kemampuan menghitung karbon dengan metode yang tepat adalah modal penting bagi siapa pun yang terlibat dalam pengelolaan hutan dan aksi iklim. Jika Anda ingin mempersiapkan diri melalui program yang menyediakan jalur sertifikasi BNSP analisis karbon sektor kehutanan, kunjungi situs resmi penyelenggara untuk melihat detail dan jadwal terbaru.