HomeBisnis5 Komponen Kaki-Kaki yang Perlu Dicek Saat Ganti Ban
Komponen Kaki Kaki yang Perlu Dicek Saat Ganti Ban
5 Komponen Kaki-Kaki yang Perlu Dicek Saat Ganti Ban 3

Penggantian ban adalah salah satu waktu yang praktis untuk memeriksa kondisi Kaki-Kaki Mobil. Ketika mobil sudah terangkat dan roda dilepas, teknisi dapat melihat komponen di balik roda secara langsung, mulai dari boot karet, sambungan kemudi, sampai bushing pada lengan ayun. Pemeriksaan ini tidak memerlukan waktu yang panjang, tetapi dapat menunjukkan apakah ada komponen yang sudah mendekati batas pakai. Artikel ini menjelaskan lima komponen Kaki-Kaki yang sebaiknya diperiksa saat ban diganti, beserta hal yang perlu diperhatikan pada masing-masing komponen.

Alasan Penggantian Ban Cocok untuk Pemeriksaan Kaki-Kaki

Ban, velg, dan Kaki-Kaki bekerja sebagai satu rangkaian yang menyalurkan beban kendaraan ke permukaan jalan. Kelonggaran pada salah satu komponen dapat mengubah sudut roda dan membuat ban aus tidak merata. Karena itu, kondisi Kaki-Kaki ikut memengaruhi umur pakai ban yang baru dipasang. Jika ada komponen longgar yang tidak ditangani, ban baru berpotensi aus lebih cepat pada satu sisi.

Pemeriksaan juga lebih mudah dilakukan pada saat ini. Sebelum roda dilepas, teknisi dapat menggoyangkan roda ke arah atas-bawah dan kiri-kanan untuk merasakan adanya celah. Setelah roda dilepas, boot karet, sambungan, dan bushing dapat dilihat tanpa terhalang velg. Pemeriksaan gerak dan pemeriksaan visual saling melengkapi, sehingga keduanya sebaiknya dilakukan berurutan.

Ban lama yang baru dilepas juga memberi petunjuk. Keausan pada tepi dalam atau tepi luar telapak ban umumnya berkaitan dengan sudut camber atau toe yang menyimpang. Pola aus bergelombang atau cupping dapat berkaitan dengan Shock Absorber yang melemah atau bushing yang longgar. Keausan yang terpusat pada satu sisi sering terjadi bersamaan dengan kelonggaran pada ball joint atau tie rod end. Pola ini perlu dicatat sebelum ban dibuang, sebab dapat menjadi dasar pemeriksaan komponen yang tepat.

Ball Joint, Tie Rod End, dan Link Stabilizer

Tiga komponen ini berada di area yang mudah terlihat setelah roda dilepas. Ball joint menghubungkan lengan ayun dengan knuckle atau dudukan roda, sehingga roda dapat bergerak naik-turun sekaligus berbelok. Tanda keausan yang dicari adalah celah saat roda digoyangkan secara vertikal, boot karet yang sobek, dan gemuk yang keluar dari sambungan. Informasi jenis dan ukuran komponen ini tersedia pada halaman Ball Joint berkualitas dari Ichiban Auto Parts.

Tie Rod End meneruskan gerakan setir ke roda. Pemeriksaan dilakukan dengan menggoyangkan roda ke arah kiri dan kanan. Celah pada arah ini umumnya berasal dari Tie Rod End atau Rack End. Boot karet yang robek juga perlu dicatat, karena debu dan air dapat masuk ke dalam sambungan dan mempercepat keausan.

Link stabilizer menghubungkan batang stabilizer dengan strut atau lengan ayun. Komponen ini membantu mengurangi kemiringan bodi saat menikung. Bila sambungannya longgar, bunyi ketukan dapat muncul ketika mobil melewati jalan tidak rata. Teknisi menggerakkan batang link dengan tangan untuk memastikan tidak ada kelonggaran pada kedua ujungnya.

Bushing Arm dan Bearing Roda

Bushing Arm adalah elemen karet atau poliuretan yang meredam getaran pada titik sambungan antara lengan ayun dan rangka. Tanda yang terlihat antara lain karet retak, terbelah, atau bergeser dari posisi semula. Bushing yang aus membuat lengan ayun dapat bergeser, sehingga posisi roda berubah ketika mobil direm atau berakselerasi.

Bearing roda memungkinkan roda berputar dengan gesekan kecil. Pada pemeriksaan, roda diputar dengan tangan sambil didengarkan suaranya. Bunyi menggerus, getaran, atau putaran yang terasa tidak lancar menunjukkan bearing perlu diperiksa lebih lanjut. Roda yang digoyangkan secara vertikal juga dapat memperlihatkan celah pada bearing. Kedua komponen ini sering tidak terlihat jelas dari luar, sehingga pemeriksaan gerak lebih menentukan dibanding pemeriksaan visual.

Pada tahap ini teknisi juga dapat memeriksa kondisi rem, yaitu ketebalan kampas dan permukaan cakram, karena komponen tersebut ikut terlihat setelah roda dilepas.

Langkah Setelah Pemeriksaan Selesai

Jika ditemukan komponen yang aus, penggantian sebaiknya dijadwalkan bersamaan dengan pemasangan ban atau segera setelahnya. Komponen pengganti perlu sesuai dengan tipe, tahun produksi, dan posisi pemasangan kendaraan. Setelah penggantian komponen yang memengaruhi sudut roda, spooring perlu dilakukan agar geometri roda kembali sesuai spesifikasi, sedangkan balancing dikerjakan agar roda berputar seimbang. Baut atau mur roda juga perlu dikencangkan dengan urutan menyilang dan dengan torsi sesuai spesifikasi kendaraan agar velg terpasang rata dan tidak longgar.

Teknisi juga dianjurkan mencatat kondisi setiap komponen, misalnya boot sobek, celah ringan, atau masih normal. Catatan ini menjadi pembanding pada pemeriksaan berikutnya sehingga perkembangan keausan dapat diketahui. Daftar sparepart kaki-kaki yang tersedia dapat dilihat melalui halaman produk Ichiban, sedangkan lokasi pembelian dapat dicari melalui klik di sini. Ichiban Auto Parts didistribusikan oleh PT. Anugerah Idealestari. Informasi lain tersedia di ichibanofficial.com.

Find Us On ichibanofficial.com

Become Our Dealer Partner via WhatsApp +62 851-1763-7336

DriveWithConfidence

banner Website Ichiban scaled
5 Komponen Kaki-Kaki yang Perlu Dicek Saat Ganti Ban 4

Related Post

Scroll to Top