HomeBisnisMenteri Keuangan Purbaya akan terbang ke Inggris menemui investor Eropa, itu misinya

Menteri Keuangan Purbaya akan terbang ke Inggris menemui investor Eropa, itu misinya

BisnisAds.com – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan berangkat ke Inggris pada Juni 2026 untuk bertemu dengan investor Eropa.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga kepercayaan investor global terhadap prospek perekonomian Indonesia dan pengelolaan kebijakan perekonomian nasional.

Purbaya mengatakan pertemuan dengan investor Eropa merupakan salah satu rencana penting pemerintah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah akan menjelaskan arah kebijakan perekonomian dan prospek perekonomian Indonesia ke depan.

“Saya akan berangkat ke Inggris untuk pertemuan investor dengan Eropa, untuk meyakinkan investor di sana. Untuk memastikan bahwa kita benar-benar menerapkan kebijakan ekonomi yang baik,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA edisi Juni, Jumat (05/06/2026).

Sebelum bertolak ke Inggris, Purbaya juga dijadwalkan mengunjungi China pada 16 Juni untuk mempromosikan rencana penerbitan obligasi Panda. Menurut dia, kedua agenda tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi investor dan sumber pendanaan negara.

Purbaya menegaskan, pemerintah saat ini belum menyiapkan langkah khusus untuk menarik investor asing. Menurut dia, yang terpenting adalah menjaga kredibilitas kebijakan perekonomian agar investor tetap percaya pada fondasi perekonomian Indonesia.

Menurutnya, Pemerintah akan terus memperkuat komunikasi dengan investor global untuk menjelaskan berbagai kebijakan yang dilakukan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan keberlanjutan fiskal.

“Tidak perlu strategi yang terlalu khusus, tapi yang jelas strateginya adalah diversifikasi,” kata Purbaya.

Melalui pertemuan dengan investor di Eropa, pemerintah berharap dapat memperluas basis investor internasional sekaligus menjaga minat investor terhadap instrumen keuangan Indonesia, termasuk pasar obligasi negara (SBN).

tagBisnis

Related Post

Scroll to Top