Bunyi “kletek-kletek” dari bagian depan mobil saat melewati polisi tidur sering dianggap sepele, padahal itu salah satu tanda paling umum dari link stabilizer yang mulai bermasalah. Banyak pemilik kendaraan baru mencari tahu soal komponen ini setelah bunyi tersebut muncul, bukan sebelumnya.

Dari Mana Bunyi Itu Berasal
Suara berdecit atau kletek biasanya muncul dari bushing karet di ujung link stabilizer yang sudah getas atau dari sambungan ball joint kecil di kedua sisinya yang mulai longgar. Komponen ini bertugas menghubungkan stabilizer bar dengan lengan suspensi kiri dan kanan, memastikan bodi mobil tidak oleng berlebihan setiap kali menikung. Begitu bushing atau sambungannya aus, gesekan logam-ke-logam yang terjadi itulah yang menghasilkan bunyi khas tersebut.
Dampaknya Bukan Cuma soal Kenyamanan Telinga
Banyak yang menganggap bunyi ini sekadar mengganggu pendengaran, padahal ada konsekuensi lebih jauh. Ketika link stabilizer tidak bekerja optimal, distribusi gaya antara roda kiri dan kanan jadi tidak seimbang, membuat mobil terasa lebih oleng saat bermanuver mendadak, misalnya menghindari kendaraan lain di jalan tol. Pada mobil berbodi tinggi seperti SUV atau MPV, efek ini bahkan lebih terasa karena titik berat kendaraan yang memang lebih tinggi.
Membedakan dari Sumber Bunyi Lain
Sebelum memvonis link stabilizer sebagai penyebabnya, ada baiknya memastikan dulu bahwa bunyi tidak berasal dari sumber lain seperti bushing arm atau shockbreaker, karena ketiganya sama-sama bisa menimbulkan bunyi serupa saat melintasi jalan tidak rata. Cara paling sederhana adalah meminta montir menggoyangkan link stabilizer secara manual saat mobil didongkrak — jika terasa ada celah atau bunyi klek langsung dari titik tersebut, itu konfirmasi yang cukup jelas.
Kenapa Sebaiknya Diganti Sepasang
Ketika salah satu sisi terbukti rusak, banyak montir menyarankan mengganti kedua sisi sekaligus, meski yang satunya belum menunjukkan gejala. Alasannya sederhana: kedua link stabilizer biasanya berusia sama dan menanggung beban kerja yang serupa, sehingga sisi yang masih terlihat baik pun sebenarnya sudah dalam proses keausan yang sama, hanya belum separah pasangannya.
Bunyi kletek yang dibiarkan bukan cuma soal kenyamanan yang berkurang, tapi juga risiko keausan yang merembet ke komponen suspensi lain di sekitarnya. Sebelum menunda pemeriksaan lebih lama, ada baiknya mengenali dulu produk pengganti yang tersedia lewat Ichiban Auto Parts, lengkap dengan jaringan distributor resminya di berbagai kota.
