BisnisAds.com – JAKARTA. Penyedia platform streaming data Confluent tetap optimis terhadap prospek pasar Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global.
Perusahaan ini telah melihat pertumbuhan bisnis sebesar dua digit yang didukung oleh meningkatnya kebutuhan akan pemrosesan data real-time dan penerapan kecerdasan buatan (AI) di kalangan perusahaan.
Wakil Presiden Regional Asia Confluent Rully Moulany mengatakan, Indonesia merupakan salah satu pasar penting bagi perusahaan di kawasan Asia-Pasifik, tidak hanya dari segi pendapatan tetapi juga inovasi yang datang dari pelanggan lokal.
“Saya bisa katakan Indonesia memberikan kontribusi yang cukup signifikan, tidak hanya dari segi angka atau perspektif penghasilantetapi juga inovasi yang diterapkannya pembeli-pembeli di Indonesia,” kata Kontanu, Rabu (24 Juni 2026).
Meski tidak membeberkan angka pasti kontribusi Indonesia terhadap pendapatan perusahaan, Rully mengatakan pertumbuhan bisnis Confluent di Indonesia masih di angka dua digit.
“Pertumbuhan “Kita masih dua digit, masih sangat sehat,” ujarnya.
Menurut Rully, salah satu sektor yang saat ini paling agresif mengadopsi teknologi streaming dan AI adalah industri jasa keuangan.
Perbankan membutuhkan kemampuan pemrosesan data secara real-time untuk mendukung transaksi digital sekaligus mendeteksi potensi penipuan dalam waktu singkat.
“Kalau saya lihat Indonesia yang memimpin, paling antusias mengadopsinya jasa keuangan,katanya.
Selain perbankan, penggunaan teknologi Confluent juga mulai berkembang di sektor barang konsumsi, ritel, dan e-commerce.
Salah satu contohnya adalah perusahaan kosmetik Paragon yang menggunakan platform untuk mengintegrasikan data penjualan dari berbagai pasar.
Dengan mengintegrasikan data real-time, perusahaan dapat mempercepat pemenuhan pesanan, mengelola inventaris dengan lebih akurat, dan mengurangi risiko denda keterlambatan pengiriman.
Rully meyakini peluang pertumbuhan di pasar Indonesia masih terbuka lebar, apalagi setelah Confluent resmi menjadi bagian dari ekosistem IBM.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan perusahaan ke lebih banyak klien korporat di Indonesia.
“Memang benar kepercayaan diri agar sekarang kita bisa lebih berkembang lagi di Indonesia,” ujarnya.
Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, Confluent melihat meningkatnya kebutuhan akan platform data real-time.
Menurut Rully, perusahaan yang ingin mengadopsi AI dalam skala besar perlu memastikan database mereka dapat mendukung inovasi yang berkelanjutan.
“Jika landasan datanya akurat, memadai, maka inovasi-inovasi yang muncul di atas data itu bisa lebih cepat diadopsi,” tutupnya.