PRESSCORNER.ID-JAKARTA. Survei konsumen Bank Indonesia (BI) pada Mei 2026 menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian enam bulan ke depan masih ada. Menariknya, ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha masih meningkat, namun ekspektasi terhadap pendapatan justru sedikit melemah.
Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei 2026 tercatat sebesar 129,7, naik tipis dibandingkan bulan lalu sebesar 129,6.
Peningkatan IEK terutama didorong oleh membaiknya ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha. Indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja tercatat sebesar 128,1, sedangkan bulan sebelumnya sebesar 127,7. Sementara itu, indeks ekspektasi kegiatan dunia usaha naik menjadi 124,5 dari sebelumnya 124,1.
Di sisi lain, ekspektasi laba enam bulan ke depan masih berada di zona optimis dengan indeks 136,5. Namun angka tersebut turun tipis dibandingkan April 2026 yang mencapai 136,9, yang menunjukkan melambatnya optimisme masyarakat terhadap prospek pendapatannya.
Secara spasial, peningkatan IEK tercatat di sejumlah kota, dengan peningkatan terbesar terjadi di Bandung, Manado, dan Bandar Lampung. Di sisi lain, beberapa kota mengalami penurunan optimisme, antara lain Pontianak, Mataram, dan Banjarmasin.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, persepsi responden terhadap perkiraan pendapatan enam bulan mendatang masih optimis pada semua kategori. Indeks tertinggi terjadi pada kelompok pengeluaran di atas Rp5 juta sebesar 138,2.
Sementara dari sisi usia, ekspektasi pendapatan meningkat pada kelompok umur 20-30 tahun dengan indeks sebesar 142,6, pada kelompok umur 31-40 tahun sebesar 140,4 dan pada kelompok umur 41-50 tahun sebesar 135,9. Di sisi lain, kelompok umur lainnya tercatat mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Terkait kesempatan kerja, optimisme juga terlihat di seluruh jenjang pendidikan. Sebagian besar kelompok mencatat kenaikan indeks dibandingkan bulan sebelumnya.
Berdasarkan kelompok umur, peningkatan ekspektasi ketersediaan lapangan kerja terjadi pada kelompok umur 31-40 tahun dengan indeks sebesar 129,6, kelompok umur 41-50 tahun 126,7 dan kelompok umur diatas 60 tahun 119,3.
Sementara itu, ekspektasi terhadap perkembangan kegiatan usaha dalam enam bulan ke depan juga menunjukkan perbaikan pada sejumlah kelompok pengeluaran.
Kelompok dengan biaya Rp. 1 juta–Rp. 2 juta mencatat indeks 113,2, kelompok Rp. 2,1 juta–Rp. 3 juta sebesar 119,1, dan kelompok pengeluaran diatas Rp. 5 juta mencapai 130,4.
Berdasarkan kelompok umur, mayoritas responden juga menunjukkan peningkatan optimisme terhadap prospek kegiatan usaha di masa depan.