
BisnisAds.com– JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyebut nilai tukar rupiah masih menghadapi tekanan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Untuk menjaga stabilitas rupiah, BI mendorong peningkatan ekspor dan arus masuk modal asing ke pasar keuangan domestik. Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, hingga saat ini rupiah telah mengalami depresiasi sekitar 7,9%. Untuk diketahui, nilai tukar berada di level






