
BisnisAds.com– JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) masih membutuhkan pembenahan agar mampu menarik lebih banyak investasi. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa mengatakan, realisasi investasi KEK yang mencapai Rp 382,1 triliun secara kumulatif dan penyerapan sekitar 302.000 tenaga kerja merupakan perkembangan positif. Namun, capaian tersebut





