Info Saham

Prabowo meminta pihak kampus mencari solusi agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor
BisnisAds.com – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi lebih berperan aktif dalam menciptakan inovasi yang dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor. Menurutnya, kampus dan ilmuwan harus menjadi penggerak kemandirian ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat mengikuti lokakarya nasional dalam rangka Konvensi Indonesia tentang Sains dan Teknologi di Jakarta International Convention Center (JICC)
Daya Saing Indonesia Terjun Bebas, Apakah Ini Tandanya Investor Mulai Khawatir?
BisnisAds.com – JAKARTA. Kabar buruk datang dari daya saing Indonesia. Posisi Indonesia dalam Peringkat Daya Saing Dunia IMD 2026 turun delapan peringkat ke peringkat 48 dari 70 negara, setelah pada tahun lalu menduduki peringkat ke-40. Penurunan tersebut turut menghapus tren positif yang pada tahun 2024 membawa Indonesia menduduki peringkat 27 dunia. Tak hanya secara global
Bisnis Confluent Moncer di Indonesia mengalami pertumbuhan dua digit
BisnisAds.com – JAKARTA. Penyedia platform streaming data Confluent tetap optimis terhadap prospek pasar Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global. Perusahaan ini telah melihat pertumbuhan bisnis sebesar dua digit yang didukung oleh meningkatnya kebutuhan akan pemrosesan data real-time dan penerapan kecerdasan buatan (AI) di kalangan perusahaan. Wakil Presiden Regional Asia Confluent Rully Moulany mengatakan, Indonesia merupakan
MSCI memperpanjang evaluasi Indonesia hingga November, menandakan penurunan peringkat
BisnisAds.com– BARU YORK. Penyedia indeks global MSCI mengatakan akan memperluas tinjauannya terhadap status perekonomian Indonesia pasar berkembang (pasar negara berkembang) dan mungkin mempertimbangkan opsi termasuk reklasifikasi ke status berbatasan (batas), jika kemajuannya tidak mencukupi pada ujian bulan November. Kutipan Reuters, Pada Rabu (24/06/2026), penyedia indeks global tersebut mengisyaratkan kekhawatiran di kalangan investor institusi internasional atas
Pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi terhambat akibat tingginya suku bunga
BisnisAds.com– JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 100 basis poin (bps) selama tahun 2026 diperkirakan akan membatasi laju pertumbuhan ekonomi nasional. Meski demikian, perekonomian Indonesia diperkirakan masih mampu tumbuh di atas 5% pada tahun ini. Kepala Ekonom PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Myrdal Gunarto memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun
Para ekonom menyoroti kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia, lapangan kerja formal yang masih lemah
PRESSCORNER.ID-JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada pada kisaran 5,61% dinilai belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Banyak ekonom yang memperkirakan pertumbuhan tersebut masih ditopang oleh belanja negara dan faktor musiman, sehingga belum bisa mendorong penciptaan lapangan kerja formal yang berkualitas secara signifikan. Direktur Ekonomi Center for Economic and Legal Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan rendahnya
MotoGP Mandalika 2026 digelar pada bulan Oktober, Pemerintah menargetkan dampak ekonomi yang lebih besar
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso (KONTAN/Lailatul Anisah) PRESSCORNER.ID-JAKARTA. Pemerintah kembali menaruh harapan besar terhadap Grand Prix Pertamina 2026 di Indonesia yang digelar pada 9 dan 11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya sejak pertama kali digelar pada tahun 2022, ajang otomotif kelas
BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan, kata Mirae Asset
BisnisAds.com – JAKARTA. Mirae Asset Sekuritas memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga pada rapat Direksi BI (RDG) yang digelar hari ini (18/06/2026). Analis Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto mengatakan BI akan mempertahankan suku bunga dasar tidak berubah di angka 5,50%. Meski konsensus pasar masih cenderung memperkirakan kenaikan sebesar 25 basis poin (bps).
INDEF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5% belum mencerminkan peningkatan kualitas
BisnisAds.com – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berkisar 5% diyakini belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan kualitas perekonomian. Meski stabil, pertumbuhan tersebut masih banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah, sedangkan investasi dan ekspor belum cukup kuat menjadi mesin pertumbuhan berkelanjutan. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF M. Rizal Taufikurrahman mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia
Scroll to Top