
Info Saham
There is one style of boot that never really goes out of fashion: the hiking-inspired boot. It looks sturdy, sits […]
BisnisAds.com– JAKARTA. Bank Indonsia (BI) menyebut, perekonomian Indonesia tetap terjaga baik, namun perlu terus didorong dengan mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan ekonomi. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan, perkembangan terkini menunjukkan konsumsi rumah tangga tetap terjaga ditopang besarnya berbagai stimulus fiskal Pemerintah serta mulai menguatnya keyakinan dan ekspektasi penghasilan konsumen. Investasi juga tetap tumbuh baik terutama ditopang
BisnisAds.com– JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI September 2026. Dalam keputusan tersebut, BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan, keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar
Kabel listrik biasanya baru dipikirkan ketika sudah terlanjur terpasang di dalam dinding atau plafon. Padahal kualitas kabel ikut menentukan seberapa […]
Bandung punya hubungan yang erat dengan Exsport. Brand tas ini didirikan di Bandung pada tahun 1979 oleh Ronny Lukito, dan […]
Bayangkan sebuah acara pernikahan outdoor yang mendadak gelap gulita, atau proyek konstruksi yang terhenti karena pasokan listrik tidak stabil. Di […]
BisnisAds.com– JAKARTA. Pemerintah mengakui efisiensi ekonomi Indonesia masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara lain di kawasan ASEAN. Hal ini tercermin dari incremental capital output ratio (ICOR) Indonesia yang masih berada di level 6%, lebih tinggi dibandingkan negara lain yang berada di kisaran 4%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tingginya ICOR menunjukkan masih besarnya kebutuhan
BisnisAds.com– JAKARTA. Belanja pemerintah yang meningkat belum sepenuhnya memberikan dampak terhadap sektor riil dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kepala Ekonom Maybank Indonesia Juniman menilai keterbatasan keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu faktor yang membuat efek pengganda belanja pemerintah belum maksimal. Sampai Agustus 2026, belanja APBN tumbuh 17,1% secara tahunan (year on year/yoy), sedangkan pendapatan negara meningkat
BisnisAds.com– JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini diperkirakan hanya akan mencapai 5,3%, di bawah target APBN sebesar 5,4%. Kepala Ekonom Maybank Indonesia, Juniman menilai, pada kuartal III 2026, pertumbuhan diperkirakan melambat menjadi 5,2%. Sementara kuartal IV diproyeksikan berada di kisaran 5,2% hingga 5,25%. Target pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun depan juga dinilai membutuhkan dorongan lebih





